Marak Bunuh Diri, Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Aplikasi Deteksi Kesehatan Mental

Avirista Midaada
Enam mahasiswa Universitas Brawijaya menyabet penghargaan World Young Investor Exhibition (WYIE) di Malaysia berkat aplikasi pendeteksi kesehatan mental. (Foto: Istimewa)

Kendati ada kendala tersebut, Janu dan kelima temannya tetap berupaya maksimal menyelesaikan proses pembuatan aplikasi dalam waktu dua bulan. Mereka menyelesaikan fitur-fitur penyempurna di aplikasi pencegahan bunuh diri dengan melibatkan beberapa psikolog dan psikiatri.

"Untuk psikolog dan psikiatri yang dipilih adalah tenaga kesehatan yang telah memiliki kerja sama dengan aplikasi. Rencananya dari kami akan memperluas koneksi psikolog dan psikiatri sehingga dari user dapat memilih dan menyesuaikan tenaga kesehatan yang dibutuhkan," katanya.

Pengguna aplikasi, disebutkan Janu, bisa memanfaatkan layanan fitur yang berbayar dan tanpa bayar alias gratis. Khusus untuk layanan berbayar, pengguna bisa memanfaatkan fasilitas layanan konsultasi dengan psikolog dengan harga terjangkau.

"Biaya yang dibayarkan adalah biaya jasa terhadap psikolog dan psikiatri, dan biaya yang dibayarkan merupakan biaya untuk satu sesi konsultasi. Jadi dari harganya terjangkau oleh semua kalangan, untuk yang free tetap mendapatkan semua akses terhadap fitur di aplikasi," ujarnya.

Ke depan, dia dan kelima rekannya masih akan mengembangkan layanan dan fitur-fitur di dalam aplikasi Mcare ini. Dirinya berharap penggunaan aplikasi bisa diperluas hingga beberapa psikolog dan psikiatri di luar Malang.

"Tapi kami masih mencari relasi dengan psikolog dan psikiatri untuk diajak kerjasama, jadi (untuk psikiatri dan psikolog di luar Malang) masih belum ada. Rencananya dari kami akan memperluas koneksi psikolog dan psikiatri, sehingga dari user dapat memilih dan menyesuaikan tenaga kesehatan yang dibutuhkan," tuturnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menegangkan! Pria di Bandar Lampung Panjat Tower 52 Meter, Mau Turun usai Dibujuk Istri

57 tahun lalu

Viral Massa Datangi Mahasiswa Unnes Diduga Pelaku Pelecehan, Tuntut Minta Maaf

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Lapangan Merdeka Medan Ricuh, Massa Sandera Truk TNI

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berakhir Bentrok, Massa Robohkan Gerbang

57 tahun lalu

Ratusan Mahasiswa Jatim Demo di Gedung Grahadi, Desak Evaluasi Program Strategis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal