Menangis dan Bersujud di Depan IDI, Risma: Saya Tak Pantas Jadi Wali Kota

Ihya Ulumuddin
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersujud dan menangis di depan IDI, Senin (29/6/2020).(foto: iNews.is/istimewa)

Mendengar pernyataan itu, Risma merespons bahwa semua camat dan lurah sudah dikerahkan. Risma juga menyebut bahwa Kampung Tangguh di Kota Surabaya berhasil, hanya saja penghuni rumah mewah yang kini banyak positif Covid-19.

Tak berselang lama, Risma kemudian berdiri dan beranjak ke arah dr Sudarsono dan bersujud. Dua tangan Risma meraih dan merangkul dr Sudarsono.

Risma menegaskan, pihaknya sudah berulang kali berkomunikasi dengan RSU dr Soetomo. Namun hasilnya tetap nihil. Bahkan menurutnya, bantuan dari Pemkot Surabata sempat ditolak RSU dr Soetomo, seperti bantuan Alat Pelindung Diri (APD).

“Tolonglah kami jangan disalahkan terus. Apa saya rela warga saya mati. Kita masih ngurus jam 03.00 pagi orang meninggal yang warga bukan Surabaya. Kami masih urus. Saya memang goblok, saya gak pantas jadi wali kota,” kata Risma sambil terus menangis.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret Sadis Tewaskan ASN di Surabaya Ditangkap, Ternyata Komplotan Pasutri

57 tahun lalu

Kebakaran 2 Gudang Mebel di Surabaya, 22 Mobil Pemadam Dikerahkan

57 tahun lalu

Kelangkaan Solar di Surabaya, Pemprov Jatim Tambah Kuota Distribusi

57 tahun lalu

IRT Tewas Mengenaskan Jadi Korban Tabrak Lari di Surabaya, Polisi Buru Pelaku

57 tahun lalu

2 Rumah Mewah Dokter di Surabaya Dieksekusi, Barang Dikeluarkan Paksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal