Mengintip Kehidupan Anak Pejuang Kemerdekaan Tinggal di Bunker Peninggalan Belanda

Nur Syafei
Keluarga pejuang kemerdekaan di Kota Surabaya, Jawa Timur menempati bunker peninggalan Belanda selama puluhan tahun. Bunker tersebut pada saat penjajahan dipakai sebagai tempat persembunyian dan pusat radio komunikasi oleh tentara kolonial Belanda.

SURABAYA, iNews.id - Keluarga pejuang kemerdekaan di Kota Surabaya, Jawa Timur ini menempati bunker peninggalan Belanda  selama puluhan tahun. Bunker tersebut pada saat penjajahan dipakai sebagai tempat persembunyian dan pusat radio komunikasi oleh tentara kolonial Belanda.

Uniknya bunker dengan ketebalan tembok hampir 60 cm dengan pintu besi baja tersebut dikamuflase mirip rumah yang beratap genteng. Sehingga kalau dilihat dari atas pesawat tempur, bunker tersebut layaknya rumah warga biasa.

Bunker peninggalan zaman penjajahan Belanda hingga kini masih berdiri kokoh di jalan Rajawali Surabaya. Bunker ini difungsikan sebagai kantor cacat veteran Kota Surabaya.

Namun ironisnya  bunker yang tergolong bangunan bersejarah tersebut kini kondisinya kurang terawat, kotor dan kumuh .

Saat ini, ada lima kepala keluarga anak cucu para pejuang  yang masih  betah menempati di kompleks bunker in.  Mereka mengaku tinggal di bunker sejak tahun 1950-an setelah Belanda diusir dari Indonesia.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 jam lalu

Ribuan Pesilat Geruduk Markas Debt Collector di Surabaya, Dihalau Barikade Aparat

5 jam lalu

Demo PSHT di Markas Debt Collector Surabaya Ricuh, Massa Lempar Batu ke Petugas

7 jam lalu

4 Mal Besar di Surabaya Dipasangi Pagar Tinggi, Ada Apa?

1 hari lalu

Bentrok Pesilat dan Debt Collector Pecah di Surabaya, 2 Orang Luka Bacok

2 hari lalu

Karantina Jatim Gagalkan Penyelundupan 69 Burung Kicau Tanpa Dokumen dari Balikpapan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal