Misteri Kutukan Pemberontakan di Mataram Kuno Berujung Letusan Gunung Merapi

Avirista Midaada
Salah satu peninggalan mataram kuno. (Foto: storymap).

SURABAYA, iNews.id - Kerajaan Mataram Kuno hancur pascabencana alam erupsiGunung Merapi. Erupsi gunung itu pula yang menyebabkan ibu kota kerajaan terpaksa dipindahkan oleh Mpu Sindok pada 928 M. Saat letusan Gunung Merapi terjadi Raja Dyah Wawa tengah memerintah. 

Sayang kebesaran Kerajaan Mataram tak mampu melawan kehendak Tuhan melalui letusan dahsyat Gunung Merapi. Bahkan karena dahsyatnya letusan membuat Candi Bhumisambhara atau Candi Borobudur yang dibangun Samaratungga terkubur lahar dingin. 

Dikutip dari buku "13 Raja Paling Berpengaruh Sepanjang Sejarah Kerajaan di Tanah Jawa" tulisan Sri Wintala Achmad, Van Bammelen sampai mencetuskan teori letusan Gunung Merapi membuat puncaknya hancur. Lapisan tanahnya konon bergeser ke barat daya hingga membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh. 

Dari sanalah akhirnya Mpu Sindok melakukan langkah cepat dengan memindahkan pusat pemerintahan Mataram dari Jawa Tengah ke Tamwlang, Jawa Timur. Perpindahan ibu kota ini juga disebut Sejarawan Boechari sebagai bagian dari hukuman akibat adanya perebutan takhta kekuasaan yang sering terjadi di antara keluarga istana semenjak pemerintahan Rakai Pikatan atau Mpu Manuku. 

Fakta sejarah memang mencatat adanya perebutan kekuasaan dari kalangan Dinasti Sanjaya, yang diawali dari pemberontakan yang dilakukan Mpu Kumbhayoni yang ingin merebut tahta Medang dari Rakai Mamrati Mpu Manuku menjadi raja. Pemberontakan itu berhasil ditumpas oleh anak Rakai Pikatan bernama Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Suara Dentuman Bergema di Semeru saat Erupsi Beruntun, Status Masih Siaga

4 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Disertai Gempa Tremor Menerus

5 hari lalu

Gunung Ili Lewotolok Erupsi 4 Kali Disertai Dentuman, Hujan Abu Guyur 11 Desa

6 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Kembali Semburkan Abu, Gempa dan Tremor Masih Terekam

7 hari lalu

Fase Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Kembali ke Fase Strombolian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal