Muktamar NU Batal Digelar 23-25 Desember, Rais Aam: Kalau Maju Akan Positif 

Ihya Ulumuddin
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Rais AamPBNUKH Miftachul Akhyar berharap Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) tetap dilaksanakan di tahun 2021 kendati rencana 23-25 Desember batal karena PPKM Level 3. Selain karena sudah diamanatkan, pelaksanaan Muktamar juga telah ditetapkan dalam Munas dan Konbes NU. 

Atas dasar itu, Pengasuh Ponpes Miftahussunah Surabaya itu menginginkan pelaksanaan Muktamar dimajukan dari jadwal. Bukan malah mundur di tahun 2022. 

"Kalau mau maju monggo (silakan). Kalau mundur ya 2022. Tetapi, kami akan pilih yang maju," katanya, Kamis (18/11/2021). 

Prinsipnya, pelaksanaan Muktamar NU tidak sampai menabrak aturan PPKM Level 3 yang akan diberlakukan pemerintah. Sebab, menjaga agar penyebaran Covid-19 tidak semakin besar juga penting. 

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat ini juga menyampaikan bahwa risiko bila mundur tentu menyalahi amanah Munas dan Konbes NU. "Kalau ke belakang (mudur), justru negatif. Dan bila maju, akan positif," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
17 hari lalu

Hasil Muktamar ke-35 NU: Miftachul Akhyar Rais Aam dan Abdul Hakim Mahfudz Ketua Umum PBNU

18 hari lalu

Pembahasan Aturan Pemilihan Ketum PBNU Buntu, Pleno Muktamar NU Diskors

18 hari lalu

Peserta Muktamar NU Diduga Dipukuli karena Beda Dukungan, Kasus Dilaporkan ke Polisi

18 hari lalu

Tak Capai Mufakat, Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar NU Ditentukan lewat Voting Malam Ini

20 hari lalu

Prabowo Tegaskan Tak Mengatur Muktamar ke-35 NU di Jombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal