Napi Kasus Pembunuhan Tewas Gantung Diri di Lapas Lowokwaru Malang

Avirista Midaada
Napi kasus pembunuhan tewas gantung diri di Lapas Lowokwaru Malang. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

Di sisi lain Dokter Lapas Lowokwaru Malang Muhammad Adib Salahuddin memastikan Agus Widodo warga binaan kasus pembunuhan istri dan anaknya meninggal dunia karena gantung diri. Dia ditemukan tak kurang satu jam dari dugaannya tewas menggantung di tangga dekat gudang pos pengawasan Lapas Lowokwaru Malang.

"Waktu saya datang jenazah tergantung, belum terbentuk kaku mayat, masih lemas, artinya kematian belum sampai satu jam. Ada luka jeratan, bibir mulut kebiruan berarti kurang oksigen, terus ada tanda - tanda pasti kotoran sperma keluar, itu berarti dari pemeriksaan kami murni bunuh diri," ujar Adib Salahuddin menambahkan.

Selama ini dikatakannya, korban tak menunjukkan gejala depresi atau adanya permalasahan selama 2,5 tahun berada di dalam Lapas Kelas I A Malang. Bahkan pemeriksaan kesehatan dan kondisi kejiwaan diklaim juga telah dilakukan oleh pihak Lapas kepada setiap warga binaan.

"Selama ini catatan medis terkait korban ini baik-baik saja, kan setiap napi ada kartu periksa, masuk sudah kita buatkan kartu periksa, sehingga kesehatannya dipantau. Nggak ada masalah dengan kesehatannya, sehat paling sakit umum gatal-gatal," katanya.

Sementara itu jenazah Agus Widodo langsung dibawa ke Ruang Forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pihak keluarga juga telah dihubungi dan berada di Polsek Blimbing Kota Malang.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembunuh Mama Muda di Makassar Ditangkap, Ternyata Sang Suami

57 tahun lalu

Mama Muda di Makassar Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos, Diduga Dibunuh Suami

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal