Pakai Gerobak Perindo, Omzet Penjual Jus Buah dan Takoyaki Ini Meroket

Lukman Hakim
Pakai Gerobak Perindo, Omzet Penjual Jus Buah dan Takoyaki Ini Meroket (Foto: iNews/Lukman Hakim)

SURABAYA, iNews.id - Pedagang yang menerima bantuan gerobak Partai Perindo semringah usai jualanya laku keras. Pengguan gerobak memudahkan mereka untuk berjualan.

Salah satu pedagang bernama Maisaroh (39) mendapat bantuan gerobak dari DPD Perindo Surabaya tiga bulan lalu. Bantuan gerobak itu diberikan lantaran warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan itu hanya menggunakan meja ketika berjualan.

Maisaroh berjualan aneka jus buah, kemudian es oyen dan juga takoyaki. Dia berjualan tepat di samping Pasar Dukuh Kupang. Mengingat hanya menggunakan meja, maka jualannya menjadi tidak higienis lantaran mudah terkena dan dan dihinggapi lalat. Hal itu berpengaruh pada masyarakat yang enggan untuk membeli dagangan Maisaroh. Akibatnya, omsetnya tidak maksimal. 

Setelah menggunakan gerobak Partai Perindo, barang dagangannya menjadi higienis karena ditaruh diruangan tertutup. Sehingga, masyarakat menjadi tertarik untuk membeli.

"Sebelum pakai gerobak, omzet saya perhari hanya sekitar Rp150.000. Setelah pakai gerobak, naik menjadi sekitar Rp350.000 per hari," kata Maisaroh sembari tersenyum, Jumat (18/8/2023).

Dia lantas menceritakan awalnya mendapat bantuan gerobak Partai Perindo. Saat itu, dirinya didata oleh Bendahara DPD Partai Perindo Surabaya, Michael SH MH dan Sekretaris DPD Partai Perindo Surabaya, Gunawan STh. 

Pendataan itu dilakukan untuk menentukan layak tidaknya Maisaroh mendapat bantuan gerobak. Ternyata, hasilnya layak. Gerobak tersebut diberikan secara cuma-cuma alias gratis. 

"Dalam waktu seminggu akhirnya saya dikasih gerobak menggantikan meja yang saya pakai untuk jualan," ujarnya. 

Sementara itu, Bendahara DPD Partai Perindo Surabaya, Michael SH, MH mengatakan pembagian gerobak gratis merupakan wujud komitmen Partai Perindo terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Gerobak Perindo ini telah dilengkapi dengan layanan pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Tentu ini akan memudahkan pembeli ketika mereka ingin membayar secara non tunai," ucap bacaleg dari Dapil 4 Surabaya ini.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
6 hari lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

13 hari lalu

Terungkap Motif Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya, Pelaku Sakit Hati Ditilang

13 hari lalu

Pelaku Teror Molotov 2 Pos Polisi di Surabaya Ditangkap

30 hari lalu

Massa PSHT Kepung Polrestabes Surabaya, Desak Seluruh Debt Collector Ditangkap!

1 bulan lalu

Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani Surabaya, 2 Truk Tabrakan hingga Ringsek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal