Partai Fasis Pernah Lahir di Indonesia meski Hanya Seumur Jagung, Ini Kisahnya  

Solichan Arif
Foto : foto repro sumber Hitlers Griff nach Asien .

"..tapi karena sama merahnya atau sama hijaunya darah kebangsaan".

Koran Adil mengecam Partai Fasis Indonesia sebagai perkakas politik untuk memecah belah. Partai Fasis yang menghidupkan perasaan provinsialisme akan mengancam pergerakan kebangsaan Indonesia.

"Sehingga kaum pergerakan lebih suka melihat matinya daripada hidupnya partai politik semacam ini (Partai Fasis Indonesia)," tulis koran Adil.

Surat kabar Pandji Timoer ikut mengeroyok Notonindito dan Partai Fasis Indonesia. Disebut dalam laporannya bahwa fasisme yang disebarkan di Indonesia tujuannya sama dengan di Eropa, yakni membunuh aliran revolusioner.

"Kapitalisme dari semangat sama mendapat bentuk pertahanan yang baru, yaitu "kutu fasis".     

Surat kabar Pandji Timoer mengulas lebih jauh dengan mengatakan, di Indonesia ide-ide fasisme tidak mungkin berkembang dan didukung rakyat. Bagi Indonesia yang terjajah, Partindo dan PNI merupakan model gerakan kebangsaan yang kerakyatan.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
19 hari lalu

Harmoni Rasa Nusantara: Ketika Kekayaan Kuliner Indonesia Bertemu dalam Sentuhan Modern

2 bulan lalu

Gandeng Dwiki Dharmawan, Fery Hudaya Ciptakan Lagu Patriotik 'Kita Satu Indonesia' Dinyanyikan Penyanyi Cilik Bandung

6 bulan lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

8 bulan lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

9 bulan lalu

Kaleidoskop 2025: 10 Bencana Alam Paling Mematikan di Indonesia, Renggut Ribuan Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal