Pastikan WNA Tak Masuk DPT Pemilu, KPU-Disdukcapil Harus Koordinasi

Ihya Ulumuddin
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur Choirul Anam. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur (Jatim) menginstruksikan KPU kabupaten/kota untuk mendata ulang Warga Negara Asing (WNA) dengan berkoordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Hal itu untuk memastikan WNA tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 17 April nanti.

“Soalnya jumlah WNA banyak dan harus dipastikan tidak masuk DPT. Data mereka harus dikroscek betul, terutama yang punya Kitas (Kartu Izin Tinggal Terbatas),” kata Ketua KPU Jatim Choirul Anam, Jumat (28/2/2019).

Anam mengatakan, DPT di Jatim sudah ditetapkan pada akhir 2018 lalu sebesar 30 juta pemilih. Pendataan ulang penting dilakukan untuk memastikan tak ada satu pun WNA yang masuk dalam DPT Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres).

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), saat ini jumlah WNA di Jatim mencapai 1.500 orang. Seluruh WNA tersebut telah memiliki Kitas dan e-KTP.

Dia menambahkan, jika nanti ada WNA yang masuk dalam DPT di Jatim, maka KPU Jatim akan menginstruksikan agar mereka langsung dicoret. Tindakan itu masih bisa dilakukan karena perbaikan DPT terakhir pada 18 Maret 2019 atau sebulan sebelum pelaksanaan.

“Meski DPT sudah dItetapkan, masih ada waktu untuk perbaikan. Nanti akan diverifikasi lagi. Kalau memang ditemukan ada WNA yang masuk, bisa langsung dicoret,” kata mantan Komisioner KPU Surabaya ini.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
5 hari lalu

5 WNA Inggis Sekeluarga Terseret Arus di Pantai Lombok Barat, 1 Orang Tewas

16 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tembak DPO KKB di Tembagapura, Pernah Terlibat Serangan di Freeport

19 hari lalu

WNA Papua Nugini Ditangkap di Jayapura, Bawa 40 Paket Ganja Seberat 500 Gram

1 bulan lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

1 bulan lalu

Viral Klub Lari di Bali Diduga Diskriminatif, Tolak WNI dan Hanya Terima Warga Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal