PDIP Duga Foto Syur Anas Didesain untuk Kepentingan Politik

Felldy Aslya Utama
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi foto syur yang diduga mirip mantan bakal cawagub Jatim Abdullah Azwar Anas. (Foto: Dok.iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto menduga foto syur yang diduga mirip bakal calon wakil gubernur (Cawagub) Jawa Timur 2018, Abdullah Azwar Anas sudah didesain untuk kepentingan politik.

Menurut ahli forensik, kata Hasto, foto syur yang menimpa kader PDIP tersebut memang didesain sedemikian rupa demi merusak citra politik Bupati Banyuwangi tersebut. "Contohnya kalau dicermati masa di mobil bawa wine yang udah dibuka, itu untuk membenturkan antara Pak Azwar Anas dengan keluarga Nahdliyin. Itu didesainnya kan nampak banget, terus di kamar juga ada wine-nya ya. Itu pesan-pesannya kan ini sosok yang lahir dari keluarga Nahdliyin masak minum wine," ungkap Hasto di Gedung DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (07/01/2018).


Hasto mengatakan rekayasa foto itu justru menunjukkan kesalahan dalam mendesain foto tersebut. Dia pun meyakini nanti pelaku yang membuat rekayasa foto syur itu akan terungkap. Sebab, namanya kebenaran itu akan tetap berdiri tegak.

"Maka Ibu Mega tadi menggunakan baju hitam ini bukan hanya mencerminkan kerja keras, tapi untuk mengingatkan bahwa ada yang menggunakan politik hitam saat ini," kata dia.

Hasto juga menyebut Azwar Anas merupakan sosok pemimpin yang bagus. Selama kepemimpinananya, pendapatan per kapita masyarakat Banyuwangi naik dua kali lipat dan pariwisata naik sebanyak 1.343 persen.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Nonaktifkan Sementara Veronika Lake Imbas Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha

57 tahun lalu

Anggota DPRD dari PDIP Veronika Lake Buka Suara soal Dugaan Intimidasi di Kasus Dokter Icha

57 tahun lalu

Penggeledahan di Indramayu, KPK Sita Dokumen Penting dari Rumah Ketua PDIP Jabar Ono Surono

57 tahun lalu

Tolak Kedatangan Atlet Israel, PDIP: Indonesia Tak Boleh Kerja Sama dengan Penjajah Palestina

57 tahun lalu

Edo Kondologit Blak-Blakan Tak Ingin Terikat Lagi ke Partai Politik usai Mundur dari PDIP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal