Pemberontakan Pangeran Diponegoro Picu Semangat Petani Pribumi Lawan Belanda 

Avirista Midaada
Pangeran Diponegoro (Foto: dok Sindonews).

MALANG, iNews.id - Penindasan yang luar biasa membuat para petanipribumi semakin berontak terhadap Pemerintah Kolonial Belanda. Para petani di berbagai pelosok bahkan semakin berani setelah Pangeran Diponegoro juga mengambil langkah serupa. 

Perlawanan Pangeran Diponegoro terhadap Pemerintah Kolonial Belanda konon disebabkan juga masalah sewa tanah di daerah-daerah aneksasi. Isu utamanya yakni pajak yang diberlakukan oleh Raffles, pada tahun 1812-1813. 

Konon secara teoritis, pajak itu dimaksudkan untuk memberi keuntungan bagi penduduk pribumi, dengan membebaskan mereka dari kerja paksa (rodi). Kerja rodi inilah diberikan agar para kaum pribumi ini mau membayar pajak tanah saja. 

Dikisahkan dari buku "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855" tulisan Peter Carey, yang terjadi justru tidak adanya survei atau penelitian tentang batas-batas tanah milik dan pengumpul pajak yang terlatih baik. Maka kewajiban pajak itu sering dibebankan dengan ketidakadilan kepada penduduk pribumi. 

Harapan bahwa pajak dapat dibayar dengan uang tunai, bukan dalam bentuk barang faktanya sering meleset. Ekonomi kaum petani Jawa umumnya berbasis barter. Dengan demikian, inisiatif Raffles tersebut ternyata justru membuat para petani Jawa semakin terjerumus jauh ke dalam cengkeraman para rentenir Tionghoa setempat. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Dendam Lama Berujung Maut, Petani di Lampung Barat Tewas Ditembak dan Dibacok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal