Pemerintah Akan Bubarkan Ormas Bergaya Premanisme

Rahmat Ilyasan
Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur Kemenko Polkam, Marsda TNI Eko Dono Indarto. (Foto: Rahmat Ilyasan).

SURABAYA, iNews.id – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polkam) merespons serius maraknya isu premanisme yang berkedok ormas. Tim Kemenko Polkam diterjunkan ke Jawa Timur (Jatim) untuk memonitoring Satuan Tugas Penyakit Masyarakat (Satgas Pekat) yang dibentuk oleh Polda Jatim dalam memberantas aksi premanisme.

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur Kemenko Polkam, Marsda TNI Eko Dono Indarto mengatakan, premanisme yang bersembunyi di balik kedok ormas akan dibubarkan jika terbukti mengganggu investasi serta mengancam stabilitas sosial masyarakat. 

"Kalau diingatkan tidak bisa tentunya ditegur dengan keras sampai dengan pembubaran kalau mereka mengganggu ketertiban sosial mengancam dan memberikan traumatik kepada masyarakat. Ini kan tidak bagus," ujar Marsda Eko di Mapolda Jatim, Sabtu (10/5/2025).

Di sisi lain, dia juga menyampaikan pentingnya keberadaan ormas bagi pemerintah, sehingga diperlukan pembinaan yang baik agar ormas berkontribusi secara positif bagi pembangunan negara.

Sementara itu, 10 hari terakhir, Polda Jatim telah membentuk Satgas Pekat yang secara intensif menangani kasus-kasus premanisme di wilayah tersebut. Hingga saat ini, sebanyak 1.200 kasus telah berhasil ditangani, dengan 276 kasus di antaranya telah naik ke penyidikan. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konvoi Bawa Celurit dan Pedang, 4 Anggota Geng Motor Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

57 tahun lalu

Sindikat Penjualan OTP Ilegal Terungkap, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Provider

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Jual Beli Mobil Online Modus Segitiga Ditangkap, Raup Rp7 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal