Pemprov Jatim Imbau Petani Waspadai Banjir dan Badai La Nina

Lukman Hakim
Pertanian (Ilustrasi/istimewa)

“Lahan pertanian di Jatim kurang lebih 1,2 juta hektare. Maka hal ini perlu dilakukan untuk ketahanan tanaman padi,” ujarnya.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG, Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan, awal musim hujan di Surabaya, diperkirakan baru terjadi bulan November ini. Puncaknya terjadi pada bulan Januari hingga Februari.

Cuaca ekstrem seringkali terjadi di masa pancaroba. Cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai ada di Bangkalan,Sampang, Sumenep, Probolinggo, Kediri dan Malang. “Biasanya untuk malam dan dini hari, sangat berpotensi angin kencang,” ujarnya

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

14 hari lalu

22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, Pemprov Cari Sumber Air Baru

19 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

20 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

23 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal