Penambang Pasir Diduga Masih Banyak Tertimbun Material Vulkanis Gunung Semeru

Avirista Midaada
Kawasan tambang pasir di Pronojiwo dipasan garis polisi pscaerupsi Gunung Semeru. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

LUMAJANG, iNews.id - Sejumlah penambang pasir diduga masih tertimbun materil vulkanisGunung Semeru. Hingga sepekan erupsi Gunung Semeru, baru beberapa penambang yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

Tambang pasir di Pronojiwo memang menjadi mata pencaharian andalan warga sekitar. Banyaknya pasir material vulkanis Gunung Semeru di kawasan itu membuat warga sekitar, bahkan pengusaha luar daerah untuk datang mengeksplorasi. 

Apalagi sejak erupsi Gunung Semeru di 2020 lalu, material vulkanik pasir yang keluar dari Gunung Semeru menjadi rebutan masyarakat. Setiap kali banjir lahar dingin keluar, material pasir selalu terbawa ke beberapa sungai yang jadi aliran di Sungai Semeru, di antaranya Sungai Sumbersari dan Sungai Besuk Kobokan, 

Warga Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Ponidi, mengakui, hampir sebagian besar warga di Kecamatan Pronojiwo ini mengandalkan matapencaharian sebagai penambang pasir. Begitu banjir lahar dingin surut, mereka umumnya langsung menambang pasir di tengah, tak perduli nyawa terancam. 

"Kalau orang sini banjir lahar itu berkah. Biasanya habis itu mereka langsung berburu mencari pasir. Matapencaharian orang sini kebanyakan nambang (penambang pasir)," kata Ponidi, saat ditemui pada Sabtu (11/12/2021). 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus 18 Kali dalam 6 Jam, BPBD Lumajang Siagakan Personel

57 tahun lalu

Gunung Marapi Erupsi Lagi, PVMBG Tetapkan Zona Bahaya 3 Km

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Semburkan Abu 1.000 Meter, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik 800 Meter, Waspadai Awan Panas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal