Pengamat: Whisnu Akan Sulit Dapat Rekomendasi jika Melawan Keputusan DPP PDIP

Ihya Ulumuddin
Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana (kanan) saat mendampingi calon wakil gubernur (Cawagub) Jatim Puti Guntur Soekarno beberapa waktu lalu. (Foto: Dok.iNews.id)

SURABAYA, iNews.id – Protes pendukung Whisnu Sakti Buana atas penunjukan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya dinilai pengamat akan menjadi bumerang bagi Whisnu.

Dia bakal sulit mendapat rekomendasi maju di pemilihan walikota (Pilwali) Surabaya, September 2020 mendatang.

“Reaksi Mas Whisnu dan pendukungnya bisa kontrapraduktif. Dengan melawan DPP, peluang Mas Whisnu akan semakin kecil di DPP,” kata pengamat politik Universitas Trunojoyo Surrochim Abdus Salam, Senin (8/7/2019).

Surrochim menjelaskan, sifat politik memang selalu dinamis, sehingga tidak harus disertai dengan baper (bawa perasaan) berlebihan. Baginya, politisi harus tangguh. Situasi faktualnya harus dibaca dengan jernih.

“Maka, jalan yang paling elegan saat ini (bagi Whisnu) adalah menerima (keputusan Megawati) itu dengan legowo. Lalu mencoba fokus persiapan Pilwali,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
20 hari lalu

PDIP Nonaktifkan Sementara Veronika Lake Imbas Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha

21 hari lalu

Anggota DPRD dari PDIP Veronika Lake Buka Suara soal Dugaan Intimidasi di Kasus Dokter Icha

4 bulan lalu

Penggeledahan di Indramayu, KPK Sita Dokumen Penting dari Rumah Ketua PDIP Jabar Ono Surono

9 bulan lalu

Tolak Kedatangan Atlet Israel, PDIP: Indonesia Tak Boleh Kerja Sama dengan Penjajah Palestina

10 bulan lalu

Edo Kondologit Blak-Blakan Tak Ingin Terikat Lagi ke Partai Politik usai Mundur dari PDIP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal