Penggerebekan Terduga Teroris Berlanjut ke Dukuh Pakis

Ihya Ulumuddin
Tim Densus 88 Antiteror Polri terus mengejar kelompok terduga teroris di kawasan Dukuh Pakis, Surabaya, Selasa (15/5/2018) malam. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin).

Sebelumnya, satu korban tewas dalam baku tembak antara Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dengan kelompok terduga teroris di kawasan Manukan Kulon, Surabaya, diketahui bernama Teguh.

Informasi dari warga sekitar, Teguh diketahui kos satu tahun lebih di Jalan Sikatan 4, Manukan Wetan di No 16A. Di rumah itu, pria asal Sidoarjo itu tinggal bersama istrinya Yanti dan ketiga anaknya. Tiga putranya juga masih anak-anak. Anak pertama lulus SD, anak 2, kelas 3 SD, dan anak ketiga TK. Namun, menurut warga setempat, ketiganya tidak sekolah lagi.

Berdasarkan penyidikan polisi, Teguh ternyata adik Anton, pelaku peledakan bom di Rusun Wonocolo, Sidoarjo. Anton tewas bersama istri dan seorang anaknya akibat bom rakitan itu meledak. Adapun Anton diidentifikasi sebagai teman dekat Dita Oepriarto, Ketua JAD Surabaya yang diduga menjadi dalang pengeboman tiga gereja di Surabaya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Sepak Terjang 4 Terduga Teroris yang Ditangkap di Padang dan Tanjungbalai

57 tahun lalu

Densus 88 Ungkap Peran 4 Terduga Teroris di Sumbar dan Sumut, Ada Kreator Konten Propaganda

57 tahun lalu

Densus Sebut Kelompok ISIS Susupi Aksi Demo Rusuh di Jateng

57 tahun lalu

Sebar Propaganda Radikal, Terduga Teroris Simpatisan JAD Ditangkap Densus 88 di Purworejo

57 tahun lalu

Polres Pacitan Diancam Diledakkan, Pelaku Mengaku Residivis Teroris Bawa Airsoft Gun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal