Permintaan Tinggi, Elpiji 3 Kilogram di Malang Ludes dalam Hitungan Jam 

Avirista Midaada
Pedagang elpiji 3 kilogram keluhkan susahnya stok. (Avirista Midaada).

"Tidak ada pengurangan pengiriman. Setiap minggu dikirim tiga kali, hari Senin, Rabu dan Jumat. Dari dulu, setiap pengiriman itu 110 tabung dan sekarang itu dua jam rata-rata sudah terjual semua," ujar perempuan berusia 51 tahun ini.

Aini menyebut, pasokan elpiji yang datang sudah habis dalam hitungan jam. Alhasil sejumlah masyarakat yang datang untuk mengganti tabung tidak mendapatkan bagian. Sementara, pangkalan miliknya tidak bisa menambah kuota pasokan dari Pertamina.

"Katanya stoknya sudah segitu, sudah sesuai kuotanya, jadi belum bisa menambah," ujarnya.

Akibat permintaan elpiji yang tinggi dari masyarakat ini membuat Aini saat ini sudah tidak melayani pembelian pada tingkat pengecer karena stoknya cepat habis. “Untuk pengecer, ada sekitar 30 pengecer sudah tidak saya layani lagi, atau berhenti sementara waktu," ucapnya.

Di sisi lain, Section Head Communication and Relation Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Taufiq Kurniawan menyarankan agar masyarakat beli elpiji 3 kg di pangkalan terdekat. Karena stok di pangkalan masih ada dan melimpah.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ruko Penjual BBM Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar, 2 Penghuni Sempat Terjebak

57 tahun lalu

Penjualan Ilegal 200 Tabung Elpiji Bersubsidi di Blora Digagalkan Polisi

57 tahun lalu

Angkot di Sukabumi Gunakan Elpiji 3 Kg sebagai Bahan Bakar, Sehari 2 Tabung

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Gas Elpiji di Brebes, 2 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Polisi Gerebek Gudang Pengoplosan Gas di Babel, 2 Orang Ditangkap Ratusan Tabung Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal