Pesan WA Terakhir Siswa Korban Perundungan di Lumajang kepada Kakak: Mengeluh Sakit Hampir Mati

iNews
Ahmad Dani, kakak siswa SMP di Lumajang yang diduga menjadi korban perundungan saat ziarah ke makam korban. (Foto: iNews).

LUMAJANG, iNews.id - Pesan WhatsApp yang dikirim seorang siswa SMP swasta di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kepada kakaknya menjadi salah satu petunjuk dalam kasus dugaan perundungan yang berujung kematian korban. Dalam pesannya, korban mengaku dipukul oleh dua teman sekelasnya hingga kesakitan.

Korban, Muhammad Ilham, warga Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, diduga mengalami perundungan di SMP PGRI Sukodono pada 18 Mei 2026. Peristiwa itu diduga dipicu persoalan sepele, yakni adanya sampah di bawah meja korban saat dua pelaku yang berinisial SLF dan AR sedang menjalankan tugas piket.

Menurut keterangan keluarga, kedua pelaku diduga memukul korban di dalam kelas hingga mengalami benturan di bagian belakang kepala. Setelah kejadian itu, korban tidak lagi berani masuk sekolah.

Kakak korban, Ahmad Dani mengungkapkan bahwa adiknya sempat mengirim pesan WhatsApp yang menceritakan kondisi yang dialaminya usai diduga dianiaya.

"Adik saya di kelas sendiri waktu itu, terus di bawah meja dia itu ada sampah, yang piket, kemungkinan besar dua pelaku, terus setelah itu adik saya dipukuli di kelas. Waktu itu dia bilang dia merasakan sakit, terus dia juga WhatsApp ke saya dan bilangnya hampir mati. Saya ada di Jakarta waktu itu jadi saya enggak bisa mendampingi," ujar Dani, Selasa (30/6/2026).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Perundungan Berujung Maut, Siswa SMP di Lumajang Tewas Dipukul gegara Sampah

13 jam lalu

Kronologi Pemobil Tabrak 2 Pencuri Motor di Lumajang, 1 Pelaku Tewas Hantam Tiang

15 jam lalu

Istri Jadi Korban Curanmor, Suami Kejar dan Tabrak Pelaku hingga Tewas di Lumajang

4 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Lumajang Jatim, Cek Kekuatan Magnitudonya!

6 hari lalu

Gunung Semeru Meletus, Muntahkan Abu Vulkanik Tebal Setinggi 700 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal