"Kami lakukan tindakan cepat. Alhamdulillah pasien terselamatkan dan kini masih kami rawat," katanya.
Selain peserta, satu panitia Muktamar NU juga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Pasien tersebut diketahui merupakan Katib Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori yang dalam kegiatan Muktamar NU menjabat sebagai Ketua SC (Steering Committee).
Menurut dr Puji Umbaran, KH Ahmad Said Asrori dirawat karena mengalami tekanan darah tinggi.
"Sore harinya, ada lagi satu pasien kami rawat karena tensinya tinggi. Kebetulan pasien itu Katib AM PBNU KH Ahmad Said Asrori, alhamdulillah sudah stabil," katanya.
Tekanan darah pasien sempat mencapai angka 200. Kondisi tersebut diduga dipicu kelelahan setelah menjalankan tugas selama pelaksanaan Muktamar NU. Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi kedua pasien kini berangsur membaik.
Thoriq Jamaludin masih menjalani perawatan setelah tindakan pemasangan ring, sementara KH Ahmad Said Asrori dalam kondisi stabil dan menunggu pemulihan. RSUD Jombang memastikan tim medis terus melakukan pemantauan terhadap kondisi keduanya hingga benar-benar pulih.