Petani Sampang Menjerit, Cabai Rawit Dihargai Rp7.000 per Kg

Tikno Arie
Petani di Sampang, Jatim tengah memanen cabai rawit meski harga anjlok hingga mencapai Rp7.000 per kg. (Foto: iNews/Tikno Arie)

SAMPANG, iNews.id – Petanicabai rawit di Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur (Jatim) menjerit akibat harga jual yang anjlok. Bila di periode yang sama tahun lalu, harga cabai rawit mencapai Rp80.000 per kilogram, kini hanya Rp7.000.

Kondisi ini dialami petani cabai rawit di Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura. Biasanya, tengkulak membeli cabai mereka dengan harga Rp50.000 hingga Rp80.000, kini hanya berkisar Rp6.000 hingga Rp7.000.

Akibat anljoknya harga cabai ini, untuk mengembalikan modal, petani memanen sendiri cabai tanpa menggunakan pekerja lain. Padahal pada masa panen tahun lalu, petani bahkan sampai mempekerjakan puluhan orang untuk membantu memanen cabai.

Salah satu petani cabai rawit, Imron mengaku tidak mengetahui persis penyebab anjloknya harga. Dia menduga, harga cabai anjlok karena Covid-19 yang membuat pengiriman ke kota besar terganggu atau stok cabe rawit yang sangat melimpah.

“Sekarang cabai murah, hanya Rp6.000-Rp7.000. Beda dengan tahun lalu yang mencapai Rp50.000-Rp80.000 per kilogram,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
8 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

23 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

24 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

27 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

2 bulan lalu

Tragis! Petani di Lamongan Tewas Dipukul Tetangga gegara Dituduh Isu Santet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal