PMK Serang 11.000 Sapi di 3 Kecamatan Kabupatan Malang, 1.000 Ekor Mati 

Avirista Midaada
11.000 ekor sapi di tiga kecamatan Kabupaten Malang terserang PMK, 1.000 di antaranya mati. (ilustrasi).

MALANG, iNews.id - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Malang semakin tak terbendung. Tiga kecamatan terdeteksi memiliki penyebaran paling tinggi, yakni Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon. . 

Setidaknya terdapat 11.000 ekor sapi yang terpapar PMK dari tiga kecamatan tersebut. Dari jumlah itu 1.000 ekor di antaranya dilaporkan mati. Sedangkan total populasi sapi yang tercatat mencapai 53.000 ekor sapi. 

Ironisnya, paparan data sapi yang terjangkir PMK di tiga kecamatan di Kabupaten Malang berbeda dari catatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang. 

Pada data yang diterima dinas tersebut sebanyak 5.623 ekor, khusus di daerah Pujon mencapai 3.688 ekor sapi terkonfirmasi mengidap PMK. Jumlah ini ternyata cukup berselisih jauh dari data yang dilaporkan para kepala desa dan camat di tiga kecamatan tersebut. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesegaran Hewan Nurcahyono pun membenarkan adanya data sapi yang terpapar PMK, tetapi belum tercatat di database dinasnya. Pihaknya mengaku mengalami kendala keterbatasan sumber daya manusia (SDM) utamanya petugas, untuk melakukan pendataan . 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Gempa Guncang Malang Malam Ini, Cek Kekuatan Magnitudonya

7 hari lalu

Kurir Narkoba Jakarta-Malang Ditangkap, Bawa Sabu 1,1 Kg dan 2.122 Pil Ekstasi

18 hari lalu

Ratusan Sapi Mati Tertabrak Kereta di Sumut, KAI Minta Warga Tak Biarkan Ternak Berkeliaran

25 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

26 hari lalu

Dentuman Misterius Kejutkan Warga Malang Raya, BMKG Cek Sensor Geofisika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal