Polemik Bisnis Rumah Pribadi Bupati Blitar Mak Rini untuk Rumdin Berujung Hak Angket

Solichan Arif
Bupati Blitar Rini Syarifah atau Mak Rini. (istimewa).

Begitu juga soal TP2ID yang dinilai sebagai kamuflase dari oligarki di lingkaran kekuasaannya. Mak Rini menolak usulan pembubaran (TP2ID) yang didesakkan sejumlah fraksi di DPRD.

Ia beralasan TP2ID masih dibutuhkan. Sebagai kepala daerah, Mak Rini dinilai telah bermain-main dengan kebijakan sekaligus menyepelekan legislatif yang memiliki tugas pengawasan.

Fraksi PAN menegaskan hak angket harus dilaksanakan. Ansori mengatakan komunikasi terkait pembentukan pansus hak angket DPRD terus dilakukan. Fraksi PDIP yang juga minta TP2ID dibubarkan, kata Ansori juga sudah memberikan sinyal hijau.

Sebab mekanisme digelarnya pansus hak angket adalah minimal diajukan 7 anggota dewan dengan minimal dua fraksi. “Kami sudah komunikasi. Insyallah semua siap,” kata Ansori.  

Anggota Fraksi PDIP Hendik Budi Yuantoro membenarkan fraksinya telah berkomunikasi dengan PAN terkait pembentukan pansus hak angket. “Iya, kami menyambut positif. Artinya fraksi kami sepakat dengan digelarnya hak angket,” ujarnya.

Menurut Hendik Budi, digelarnya pansus hak angket sekaligus menjadi momentum DPRD Kabupaten Blitar mengembalikan marwahnya sebagai lembaga pengawasan sekaligus wakil rakyat.

Proses menuju digelarnya pansus hak angket akan membuka mata publik, yakni akan terlihat mana anggota legislatif dan fraksi yang berpihak kepada masyarakat, dan mana yang tidak peduli.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidang Hak Angket DPRD Gowa, Bupati Husniah Bantah Isu Selingkuh

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat di Banjarbaru, 5 Rumah dan 6 Motor Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Kebakaran Rumah di Semarang, Kakek 95 Tahun Tewas Terjebak Api

57 tahun lalu

Kronologi Suami di Grobogan Viral Belah Rumah gegara Menduga Istri Selingkuh

57 tahun lalu

Viral Suami di Grobogan Ngamuk Belah Rumah gegara Istri Diduga Selingkuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal