Polisi Bongkar Fakta Baru Bentrok Warga dan Massa Pesilat di Jombang, 2 Orang Tewas

iNews TV
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan berikan keterangan terkait penyelidikan bentrokan antara warga dan ratusan massa konvoi perguruan silat di sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang. (foto: iNews TV/MUKHTAR BAGUS)

“Mereka bukan peserta dan undangan, namun mereka datang ke Jombang tanpa undangan, melaksanakan konvoi di Jombang sehingga terjadi keributan. Ini yang kami proses secara hukum,” katanya.

Akibat bentrokan tersebut, sejumlah warga mengalami luka-luka. Salah satu korban adalah Heru (41), warga Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang. Heru mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus menjalani operasi di RSUD Jombang.

“Secara umum kita sudah lakukan penyelidikan dan penyidikan, baik itu ada korban dari warga Jombang maupun luar daerah. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini untuk memberikan keadilan bagi warga yang ditimpa musibah,” ujar AKBP Ardi.

Istri korban Heru, Nurul Qomariyah, mengatakan suaminya bukan anggota perguruan silat dan saat kejadian hanya sedang berkumpul dengan warga.

"Suami saya baru pulang kerja lalu kumpul RT karena mau acara 17-an, terus ada ramai-ramai. Warga kaget, lalu suami saya diserang massa," ujar Nurul.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Konvoi Pesilat di Pasuruan Dibubarkan Warga, Geber Motor dan Nyalakan Flare

5 hari lalu

Ratusan Pesilat Serang Warga di Jombang, 2 Luka-Luka Rumah dan Mobil Kades Rusak

10 hari lalu

Konvoi Ugal-Ugalan, 17 Pesilat di Mojokerto Nangis Ditangkap Polisi

22 hari lalu

Bentrok Pesilat dan Debt Collector Pecah di Surabaya, 2 Orang Luka Bacok

1 bulan lalu

Ratusan Oknum Pesilat Bentrok dengan Warga di Grobogan, 11 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal