Posting Foto Santri Bertato di Pondok Tasawuf Underground, Khofifah: Tak Ada Kata Terlambat Belajar Agama

Ihya Ulumuddin
Santri di Pondok Tasawuf Underground belajar baca tulis Alquran, mengaji kitab tauhid, fiqih, hadis, tafsir dan tasawuf. (Foto-Foto: Tasawuf Underground)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mem-posting foto-foto sejumlah laki-laki bertato tampak serius mempelajari agama Islam. Ternyata mereka santri-santri di Pondok Tasawuf Underground.

Khofifah dalam postingannya berpesan, tidak ada kata terlambat bagi siapa pun untuk mempelajari ilmu agama. Sama halnya seperti laki-laki bertato dalam foto yang selama ini kerap dipandang miring dan sebelah mata oleh masyarakat. 

"Selama napas masih berdesah dan jantung masih berdegub, tidak ada kata terlambat bagi siapapun untuk belajar ilmu agama. Semoga Allah SWT memberi kita semua petunjuk dan hidayahnya. Salam Jumat Berkah," kata Khofifah.

Postingan Khofifah pun mendapat banyak respons positif dari netizen. "Semoga selalu diberi keistiqomahan," tulis nanangrizqikurnuawan.

"Cool. Barakallahu. Mrk org2 yg hatinya penuh gejolak, menjadi makin mencintai sang pencipta tanpa syarat," tulis novitafei.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
26 hari lalu

22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, Pemprov Cari Sumber Air Baru

1 bulan lalu

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Masih Dirawat, Gubernur Khofifah Minta SPPG Berbenah

2 bulan lalu

Khofifah Bawa 65,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dokter Spesialis Ikut Diterjunkan

2 bulan lalu

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Khofifah dan Kapolda Jatim Temui Korban Selamat

5 bulan lalu

Pamer Tato Sedikit Cinta, Bek Ajax Amsterdam Berdarah Maluku Siap Dinaturalisasi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal