Setelah sadar, korban terlihat bangun dan berjalan sambil mendorong sepeda motornya ke arah Sungai Brantas. Tidak lama kemudian, korban sudah tidak terlihat.
Warga yang berada di sekitar sungai kemudian hanya menemukan sepeda motor milik korban serta sepasang sandal yang mengapung di sungai.
Keluarga yang khawatir korban tercebur ke Sungai Brantas langsung menghubungi BPBD Jombang untuk meminta bantuan pencarian.
Pencarian dilakukan hingga Selasa pagi. Petugas akhirnya menemukan tubuh Suparno dalam kondisi mengapung dan tertutup rerimbunan enceng gondok di tepi Sungai Brantas.
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tewas. Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke rumah duka.
"Kita temukan koban terjebak di bawah pohon eceng gondok yang ada di Sungai Brantas. Lokasi awal sampai dengan (titik) kita temui kurang lebih 400 meter dan kedalaman sungai 5 meter," ujar Kepala BPBD Jombang Wiko F Dias.
Dia mengatakan, proses pencarian dilakukan setelah keluarga melaporkan korban hilang dan diduga tenggelam di Sungai Brantas. Pihak keluarga menyatakan ikhlas atas kejadian tersebut dan meminta agar jenazah Suparno segera dimakamkan.