Saat diperiksa, pelaku mengaku membawa jimat berupa keris kuno yang dipercaya sebagai syarat keselamatan.
"Untuk identitasnya kami tidak berhak membeberkan, karena barang yang dibawa tidak ada unsur sajamnya," ucapnya.
Mengingat tidak ada unsur pidana, polisi memulangkan pria tersebut pada keesokan harinya.
"Pria itu membawa keris untuk mengantisipasi kericuhan, menjaga keselamatannya," ujarnya.