PT Inka Kirim 3 Lokomotif dan 15 Kereta Penumpang Pesanan Filipina 

Ihya Ulumuddin
Gerbong kereta penumpang buatan PT Inka dinaikkan ke kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (12/12/2020). (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

Budi mengatakan, potensi pasar Afrika sangat besar mengingat dalam waktu dekat akan ada African Belt Economic Development (ABED). PT Inka sebagai BUMN, menurutnya turut menjadi tim. Budi bilang, ABED akan dilaunching tahun depan, menyesuaikan dengan kondisi Pandemi Covid-19.

"Di Afrika ini luar biasa. Akan menghubungkan negara-negara yang tidak punya pelabuhuan tapi punya sumber daya mineral luar biasa baik di jalur utara, tengah, dan selatan dengan kereta api," ujarnya.

Jalur kereta api yang dibangun untuk menghubungkan semua wilayah itu menurutnya hampir mencapai 19.000 km dengan rel double track. Anggarannya, kata dia, mencapai 96 billion Dolar Amerika.

"Jadi kalau kita berangkat ke sana, investasi untuk 30 tahun ke depan, kita sudah tidak perlu mencari opsi lagi. Saya akan mengajak seluruh BUMN di Indonesia untuk terlibat di sana karena ini besar dan luar biasa," ujarnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringatan Tsunami Dampak Gempa, Warga Tarakan Panik Selamatkan Diri ke Tempat Tinggi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Pesisir Gorontalo Utara, Sejumlah Perahu Terseret Ombak

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal