Respons PDIP Malang soal Marak Spanduk Kecaman ke Gibran

Avirista Midaada
Heboh Spanduk Penolakan Gibran di Malang: Meski Anak Presiden, Kalo Kurang Ajar Tetap Dibalas (Foto: iNews/Avirista Midaada)

Dia juga mengingatkan dan selalu berkomunikasi dengan para relawan agar jangan sampai isu-isu mengenai SARA dibuat komoditas bahan politik. Isu itu dinilai sensitif di tengah kemajemukan Kota Malang dan Indonesia pada umumnya.

Sebelumnya beberapa spanduk kecaman ke Gibran Rakabuming Raka muncul di Kota Malang. Beberapa titik spanduk di Jalan Muharto Gang 5 dan Gang 7 menjadi beberapa di antaranya. Spanduk tersebut terpasang pada Jumat malam (26/1/2024). Tetapi spanduk itu kemudian sudah hilang pada Minggu pagi. Diduga spanduk itu sudah dilepas oleh Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), karena sempat membuat gaduh.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wapres Gibran Kunjungi Ponpes Annajah Boyolali, Bagikan Alat Tulis hingga Sarung

57 tahun lalu

Update Tanah Bergerak di Tegal, 464 Rumah Rusak hingga 2.426 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Wapres Gibran Tinjau Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Ribuan Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Kunjungi Ponpes Cipasung Tasikmalaya, Wapres Gibran Takjub Santri Kuasai AI 

57 tahun lalu

Temui Korban Bencana di Gayo Lues, Gibran: Kami di Sini Bantu Bapak-Ibu Semua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal