Risma Sebut Surabaya Zona Hijau Covid-19, Pakar Epidemiologi: Pernyataan Menyesatkan

Ihya Ulumuddin
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Foto: Istimewa)

Apalagi, angka kematian akibat Covid-19 di Surabaya juga masih tinggi, bahkan dua kali dari angka nasional. “Angka kematian di Surabaya masih 8,9 persen. Padahal nasional kurang dari 4,5 persen. Sedangkan WHO targetnya 2 persen. Jadi tingkat keamanan Surabaya masih jauh,” katanya.

Atas dasar itulah, Windhu meminta Pemkot Surabaya tidak memberikan harapan palsu kepada masyarakat. Sebab, jika salah memahami, masyarakat akan berperilaku seolah-olah tidak sedang dalam pandemi Covid-19.

“Banyak masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan, padahal di Surabaya sama sekali belum aman,” ujarnya.

Dketahui, Minggu lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan bahwa Surabaya sudah berstatus zona hijau. Indikatornya, tingkat penularan menurun. Sedangkan angka kesembuhan meningkat pesat.

Berdasarkan website lawancovid-19.surabaya.go.id, kumulatif terkonfirmasi positif 8.980 kasus. Sebanyak 5.597 orang dinyatakan sembuh, 787 orang dilaporkan meninggal dunia dan 2.596 pasien masih dirawat. Data tersebut terakhir diperbarui pada Senin (3/8/2020) kemarin.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
14 jam lalu

2 Bangunan Usaha di Surabaya Hangus Terbakar, Kerugian hingga Rp1 Miliar

22 jam lalu

Mabuk, Pengemudi Perempuan jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Surabaya

22 jam lalu

Perempuan Mabuk Bawa Mobil SUV Tabrak Pemuda hingga Tewas di Surabaya

4 hari lalu

Eri Cahyadi Ngamuk Tegur Warga Pemilah Sampah Liar di Surabaya, Sempat Adu Mulut

5 hari lalu

Surabaya Geger! Mobil Patroli Polsek Tambaksari Dibakar, Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal