Duryudana berambisi untuk menjadi raja dan menguasai tahta Dinasti Kuru, kemudian mengusahakan segala cara termasuk mencoba membunuh Yudistira bersama para saudaranya namun selalu gagal karena mereka dilindungi oleh Widura dan Kresna.
Pemicu perang Baratayuda terjadi ketika Pandawa kalah dalam permainan dadu dengan Kurawa yang mengakibatkan Kerajaan Amarta diambil alih Kurawa dan Pandawa menjalani hukuman dengan diasingkan di Hutan Kamiyaka selama 12 tahun dan setahun penyamaran sebagai rakyat jelata di Kerajaan Wirata.
Setelah masa hukuman berakhir, Kurawa tetap tidak mau menyerahkan kembali wilayah Amarta dan memicu pertempuran antarsaudara yang seharusnya tidak perlu terjadi.
Sejarah perang Bharatayudha berlangsung di Padang Kurusetra yang dianggap sebagai tempat suci bagi penganut agama Hindu. perang ini berlangsung selama 18 hari dan dimulai saat fajar serta harus selesai sebelum matahari terbenam.
Pertempuran tersebut merupakan peperangan sampai mati, ksatria yang berhasil mempertahankan nyawanya sebagai pemenang. Aturan perang Bharatayudha yang disebut sebagai Dharmayuddha ditetapkan kedua belah pihak, yakni: