Surono Dibunuh Istri dan Anak Kandung karena Dendam Asmara dan Harta Warisan

Bambang Sugiarto
Ihya Ulumuddin
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat konferensi pers penetapan tersangka pembunuhan Surono di Mapolres Jember, Kamis (7/11/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

“Ada titik temu antara kepentingan masing-masing sehingga mereka bersekongkol membunuh korban,” katanya.

Karena itu, usai membunuh, Bahar langsung menggeledah kamar ayahnya dan mendapatkan uang Rp6 juta. Setelah itu, dia kembali bekerja di Bali. Tidak lama kemudian, akhir Mei, Busani menikah siri dengan Jumarin.

Sementara dalam perkembangannya, harta warisan yang diharapkan Bahar tidak terwujud. Bahkan dia mulai khawatir, ibunya menceritakan peristiwa pembunuhan tersebut kepada suami sirinya. Bahar juga khawatir harta ayahnya malah hanya akan dikuasai sang ibu dan suami sirinya, Jumarin.

“Karena itu dia pulang ke Jember dan mengarang cerita kepada kepala dusun bahwa ayahnya Surono tewas dibunuh suami siri ibunya,” katanya.

Skenario tersebut rupanya disetujui oleh ibunya, Busani. Sebab, dia juga tengah kecewa dengan Jumarin. Ini karena sejak istri sah Jumarin pulang dari Malaysia, dia tidak pernah datang lagi ke rumah Busani.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
15 jam lalu

Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Ponokawan Sidoarjo

1 hari lalu

Terungkap Motif Pembunuhan Perangkat Desa di Pekalongan, Pelaku Dendam Sering Disuruh

1 hari lalu

Polisi Ungkap Pembunuhan Perangkat Desa di Pekalongan, Pelaku Ditangkap

1 hari lalu

Kronologi Perangkat Desa di Pekalongan Tewas Terbenam Lumpur, Ditemukan Celurit

2 hari lalu

Pekalongan Gempar! Perangkat Desa Ditemukan Tewas Terbenam Lumpur Penuh Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal