Tak Terkait Politik, Ini Motif Pembunuhan Anggota PPS di Sampang

Ihya Ulumuddin
Jenazah Subaidi saat akan dibawa pulang oleh keluarganya dari RS dr Soetomo, Kamis (22/11/2018) kemarin. (Foto: iNews/Yudha Prawira)

SURABAYA, iNews.id - Polisi memastikan motif pembunuhan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Sampang, Jawa Timur, tak terkait politik. Pelaku atas nama Idris menembak mati korban Subaidi lantaran sakit hati. Fakta ini sekaligus menepis rumor yang mengatakan pembunuhan ini terkait dengan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Sampang beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera memastikan, pembunuhan ini murni karena sakit hati. Bukan karena persoalan politik atau bahkan karena Pemungutan Suara Ulang (PSU) Sampang beberapa waktu lalu.

"Pembunuhan dipicu sakit hati. Sebab korban meng-upload video tersangka di Facebook dengan kata-kata kasar hingga mengancam akan membunuh tersangka," katanya di Surabaya, Jumat (23/11/2018). 

Atas fakta tersebut, Barung juga memastikan bahwa tidak ada unsur politik dalam kasus itu. Mengenai aktivitas korban sebagai PPS, kata Barung, itu hanya kebetulan. "Korban juga bukan anggota KPU seperti ramai dikabarkan. Hanya panitia di TPS," imbuhnya.


Barung juga mengatakan, antara pelaku dan korban tidak saling kenal. Keduanya bahkan baru bertemu sekali, saat terjadi perkelahian yang berujung pembunuhan itu. "Pelaku baru tahu identas korban dari seorang teman. Itupun setelah pelaku didatangi sejumlah tokoh agama gara-gara video yang diunggah korban di facebook," katanya. 

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
1 hari lalu

ART di Batam Diduga Bunuh Majikan, Motif Sakit Hati Sering Dimarahi

4 hari lalu

Driver Taksi Online di Deli Serdang Tewas Dirampok, Motif Pelaku Butuh Uang Beli Sabu

4 hari lalu

Kasus Eks Anggota DPRD TTS Gustaf Nabuasa Tewas Dianiaya, Tersangka Segera Diadili

6 hari lalu

Terungkap Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Hutan Batam, Ternyata Dibunuh Suami Siri

6 hari lalu

Pedagang Bawang di Enrekang Dibunuh, Pelaku Rampas Rp60 Juta gegara Terlilit Utang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal