Ternyata Ini Sosok Perempuan di Balik Pembentukan Karakter Pangeran Diponegoro

Avirista Midaada
Lukisan Pangeran Diponegoro. Saat berusia 20 tahun, sang pangeran mulai melakukan perjalan spiritual ke selatan Jogja. (Foto : ist)

Saat itu Sultan Mangkubumi mengenali adanya kedalaman spiritual tertentu dalam diri Diponegoro yang membedakannya dari anggota keluarga lainnya. 

Inilah yang membuat Diponegoro belajar agama Islam begitu serius sejak kecil. Ada kaitannya masa muda Ibu Diponegoro, yang baru berumur belasan tahun saat melahirkan, memengaruhi keputusan raja lanjut usia itu.

Meski demikian, bagi perempuan Jawa menjadi pengantin remaja dan ibu saat masih usia belia merupakan hal yang biasa, termasuk di dalam lingkungan keraton. 

Konon hingga berusia 18 tahun, Diponegoro berada dalam pengasuhan para perempuan yang kuat. Hal itu yang menyumbang pengembangan aspek feminim wataknya, seperti kepekaan dan intuisi nuraninya.

Ini kelak menjadi nyata dalam bakatnya untuk membaca watak melalui ekspresi wajah, yang disebut orang Jawa sebagai ngelmu firasat atau ilmu fisiognomi. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Demo di Yogyakarta, Massa Duduki Titik Nol Kilometer

20 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

1 bulan lalu

Kecelakaan Maut di Kulonprogo, Pemotor Lansia Tewas Tabrak Truk Berhenti di Jalan

2 bulan lalu

7 Tokoh Diusulkan Jateng sebagai Pahlawan Nasional 2026, Termasuk Kakek Presiden Prabowo

3 bulan lalu

Pengunjung Rumah Hantu di Tulungagung Tewas di Pintu Keluar, Tiba-Tiba Terjatuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal