Tertipu Arisan hingga Rp1,2 Miliar, Puluhan Emak-Emak Lapor ke Polres Bojonegoro

Dedi Mahdi
Puluhan emak-emak di ruang SPKT Polres Bojonegoro, Jumat (18/11/2022). (Foto: iNews.id/Dedi Mahdi).

Oktaviani mengatakan, pada arisan pertama dan kedua tidak ada masalah. Semua berjalan lancar sesuai perjanjian. Namun, di arisan ketiga ini masalah muncul. Uang tidak kembali dan pengelola kabur. 

Diketahui, ada tiga skema arisan yang ditawarkan oleh terduga pelaku DYP. Pertama arisan tradisional, kedua arisan kopyok nama dan ketiga airisan dengan skema ponzi. Model arisan ketiga ini peserta yang memperoleh arisan belakangan bisa untung lebih besar. 
 
Arisan yang sudah berjalan lebih dari dua tahun terahir ini awalnya berjalan normal. Namun sejak bulan Juli 2022 arisan macet atau tidak terbayar. 

Jumlah korban atau peserta arisan diperkirakan mencapai ratusan. Satu peserta ada yang ikut arisan jutaan hingga puluhan juta rupiah dengan total kerugian ditaksir lebih dari Rp1,2 miliar. 
 
Dugaan kasus arisan bodong ini masih ditangani petugas Satreskrim Polres Bojonegoro. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kerugian Arisan Meow hingga Miliaran Rupiah, 8 Korban Kembali Lapor ke Polda Jatim

3 hari lalu

Bongkar Penipuan Online Lintas Negara, Polda Jateng Diganjar Penghargaan FBI

6 hari lalu

Tertipu Janji Jadi Karyawan Tetap di Pabrik, 10 Pencari Kerja di Banten Rugi Rp223 Juta

10 hari lalu

Pasutri di Semarang Jadi Korban Gendam hingga Rugi Rp52 Juta, 2 Pelaku Ditangkap

11 hari lalu

Penipuan Love Scamming dan Investasi Bodong di Sulut, Korban Kehilangan Rp850 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal