Terungkap, Kasus Mutilasi Pengusaha asal Surabaya di Malang terkait Ilmu Pelet

Avirista Midaada
Pengusaha kafe terduga korban mutilasi oleh tukang pijat di Malang (Foto: Istimewa)

MALANG, iNews.id - Pengusaha kafe asal Trenggilis Mejoyo, Surabaya diduga dibunuh dan dimutilasi tukang pijat di Kota Malang, Jawaa Timur. Korban berinisial AP dan terduga pelaku bernama Abdul Rahman diketahui baru berkenalan pada Juni 2023 atau empat bulan sebelum dia dinyatakan hilang pada 15 Oktober 2023.

Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Nur Wasis mengatakan, keduanya berkenalan melalui media sosial. Tersangka ini membuka praktik jasa pijat dan ilmu pelet jenis lintrik yang pernah dipelajarinya.

"Kenal melalui media sosial. Tersangka membuka jasa pijat dan juga lintrik, seperti jasa spiritual ilmu pengasihan untuk bisa membuat orang yang disukai semakin dekat atau makin tertarik," ujar Nur Wasis saat dikonfirmasi, Senin (8/1/2024) pagi.

Dari pemeriksaan awal, diduga korban ini sedang menyukai seseorang dan tertarik menggunakan jasa ilmu pelet pengasihan yang ditawarkan tersangka. Namun setelah beberapa bulan menggunakan jasanya, bukannya orang yang disukai mendekat, tetapi justru semakin menjauh.

"Kemudian, pada Minggu 15 Oktober 2023 itu, korban mendatangi tersangka. Diduga, berniat meminta klarifikasi. Namun sepertinya terjadi ketidaksepahaman antara keduanya hingga berujung pembunuhan terhadap korban," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Istri di Banyumas Jadi Tersangka Pembunuhan Suami, Diduga demi Menikah dengan Pria Lain

57 tahun lalu

Surabaya Geger, Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Telanjang Bersimbah Darah di Kamar Kos

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai

57 tahun lalu

Tersinggung! Pria di Banjar Kalsel Tebas Leher Wanita hingga Hampir Putus

57 tahun lalu

Pembunuh Mama Muda di Makassar Ditangkap, Ternyata Sang Suami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal