Pasangan suami istri tersebut dalam posisi pisah ranjang, namun masih satu rumah. Pertengkaran dipicu kebiasaan korban yang tidak bisa lepas dari ponselnya.
Kematian korban diketahui pertama kali oleh putranya yang baru pulang kerja. Anak korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Sedangkan Sukisno, ayahnya justru menghilang. Sukisno ditemukan tergeletak di bawah jembatan kereta api setinggi 7 meter.
Di lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah itu, Sukisno tidak sadarkan diri dengan kepala berdarah-darah.
Ada dugaan, usai menghabisi istrinya, laki-laki yang sehari-hari bekerja sebagai buruh penggilingan jagung itu mencoba bunuh diri dengan terjun dari atas jembatan.
Ada juga kemungkinan yang bersangkutan terpeleset jatuh. Menurut Ardyan dugaan Sukisno sebagai pelaku penganiayaan istrinya sangat kuat.
Namun hingga saat ini polisi belum bisa melakukan pemeriksaan. "Sebab yang bersangkutan masih dalam perawatan di rumah sakit," kata Ardyan.