Tinggal Sebatang Kara, Nenek 80 Tahun di Tuban Tewas Tragis di Tangan Perampok

Pipiet Wibawanto
ilustrasi pembunuhan. (Foto: Istimewa)

TUBAN, iNews.id – Nenek Banirah yang telah berusia 80 tahun menjadi korban kesadisan perampok yang menyatroni rumahnya. Dia tewas di atas ranjang tempat tidur dengan bekas tanda aniaya benda tumpul di bagian wajah. Sejumlah barang berharga dan perhiasan miliknya pun raib.

Informasi yang dihimpun iNews, peristiwa perampokan disertai pembunuhan ini terjadi di Desa Tunggul Rejo, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Rabu (15/5/2019) malam. Korban merupakan seorang nenek yang hidup sebatang kara.

Almarhumah diketahui tak memiliki anak dan telah bercerai dari suaminya. Selama ini dia tinggal sendirian dan dirawat keponakannya Sulastri, yang tinggal bersebelahan rumah.

Sulastri pula yang pertama kali menemukan Nenek Banirah. Awalnya, Sulastri merasa curiga karena neneknya tak kunjung terlihat di dalam rumah. Saat dicek, dia menemukan Nenek Banirah telah meninggal di kamar mantan suaminya.

Dia merasa ada kejanggalan karena ada bekas aniaya dan hilangnya sejumlah barang berharga. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Singgahan hingga menghebohkan warga sekitar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 hari lalu

Perampokan di Lampung Timur, Pengusaha Studio Foto Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

5 hari lalu

Adik Bunuh Kakak Kandung di Musi Rawas Sumsel, Korban Tewas Ditusuk 3 Kali

8 hari lalu

Lansia Tewas di Garut Bukan Dibunuh ODGJ, Ternyata Dianiaya Pria Mabuk

9 hari lalu

Pembunuhan di Langkat, Penjaga Sawit Tewas Diserang 2 Rekan Pakai Parang dan Senapan Angin

10 hari lalu

Diancam Parang, Dokter di Dairi Dirampok di Tempat Praktik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal