Tinjau Pos Mortem Korban Ponpes Al Khoziny, Khofifah: Identifikasi Terkendala Data Rusak

iNews TV
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau proses identifikais korban ambruknya Ponpes Al Khoziny di RS Bhayangkara Polda Jatim. (Foto: iNews)

SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa TimurKhofifah Indar Parawansa meninjau proses identifikasi jenazah korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Jumat (3/10/2025). 
Kunjungan ini bertujuan memastikan proses Disaster Victim Identification (DVI) berjalan optimal, di tengah tantangan teknis yang dihadapi tim forensik.

Dalam tinjauannya, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kesigapan Tim DVI Polda Jatim yang telah standby sejak hari pertama kejadian pada Senin (29/9/2025). 

Dia juga menjelaskan bahwa sampel DNA dari keluarga wali santri telah diambil untuk mempercepat identifikasi. 

"Tantangan utama saat ini adalah rekonsiliasi data post mortem dan ante mortem. Saya berharap keluarga memahami bahwa seluruh proses dilakukan secara profesional," ujar Khofifah.

Gubernur menekankan komitmen untuk menyelesaikan rekonsiliasi data secepat mungkin, agar keluarga korban dapat menerima hasil identifikasi dengan presisi tinggi. 

"Kami ingin proses ini membawa ketenangan bagi semua pihak, sehingga keluarga bisa segera melakukan pemakaman dengan layak," katanya.

Tantangan Identifikasi dan Upaya Evakuasi

Tim DVI mengakui kesulitan dalam mengambil data post mortem, terutama sidik jari yang rusak akibat kondisi jenazah. "Identifikasi memerlukan ketelitian ekstra karena data primer seperti sidik jari sulit dibaca," kata Kombes Pol Wahyu Hidajati, Kabid DVI Kapusdokes Mabes Polri.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 bulan lalu

SAR Temukan 3 Jenazah Korban Musala Ambruk Ponpes Al Khoziny, Total 13 Orang

12 bulan lalu

5 Jenazah Korban Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Belum Teridentifikasi

13 hari lalu

22 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan, Pemprov Cari Sumber Air Baru

30 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Masih Dirawat, Gubernur Khofifah Minta SPPG Berbenah

1 bulan lalu

Khofifah Bawa 65,5 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dokter Spesialis Ikut Diterjunkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal