Viral Video Banjir di Lautan Pasir Gunung Bromo Pascaerupsi, Ini Penjelasannya

Hana Purwadi
Aliran banjir lahar dingin yang terjadi pascaerupsi Gunung Bromo. (Foto: iNews/Hana Purwadi)

Sebelumnya Kepala PVMBG Kasbani mengatakan, dalam erupsi kali ini tercatat kejadian aliran air disertai material batuan berukuran abu hingga pasir. Namun hal ini merupakan fenomena alam biasa dan tidak terkait langsung dengan aktivitas erupsi.

"Kejadian banjir diakibatkan karena hujan yang terjadi di sekitar Kaldera Tengger dan puncak Gunung Bromo bersamaan dengan kejadian erupsi yang menghasilkan abu vulkanik," ujarnya, Sabtu (20/7/2019).

Dia menyebutkan, morfologi kaldera Tengger merupakan topografi rendah yang dikelilingi perbukitan sehingga jika terjadi hujan, aliran air akan bergerak ke arah dasar kaldera. Endapan batuan di sekitar perbukitan Kaldera Tengger dan puncak Gunung Bromo umumnya terdiri atas produk jatuhan yang bersifat lepas sehingga akan mudah tergerus air hujan.

Diketahui, Gunung Bromo terjadi erupsi pada Jumat (19/7/2019) pukul 16:37 WIB. Saat erupsi tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi sekitar 7 menit 14 detik.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Viral Bendera Israel Berkibar di Rumah Warga Lamongan, Aparat Sigap Turun Tangan

6 hari lalu

Update Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah Jadi 4 Orang, Ini Identitasnya

6 hari lalu

Tragedi Karhutla Bromo! Petugas TNBTS Terjebak Api saat Pemadaman, 3 Orang Tewas 3 Luka Bakar

6 hari lalu

Atlet Panjat Tebing Probolinggo Meninggal saat Padamkan Karhutla Bromo

30 hari lalu

Viral Pengemudi Dikepung Massa hingga Mobil Dirusak di Sarolangun, Ternyata Ini Awal Masalahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal