SURABAYA, iNews.id – Kabar penghadangan truk sembako oleh ojek online (ojol) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) sebagaimana video yang beredar ternyata hoaks. Yang benar, keramaian itu terjadi karena puluhan driver ojol mengantre pembagian sembako oleh sebuah komunitas di Surabaya.
Saking banyaknya ojol yang antre, akses jalan di depan Galaxi Mall menjadi macet. Karena itu, polisi terpaksa membubarkan. Sebab, selain menganggu arus lalulintas, aktivitas sosial tersebut juga tidak berizin.
“Rupanya ada miskomunikasi antara penyelenggara dengan para driver ojol, hingga netizen memosting kejadian itu tanpa klarifikasi. Jadi sebenarnya tidak ada penghadangan,” kata Kapolsek Mulyorejo, Kompol Enny Prihatin, Senin (13/4/2020).
Enny menjelaskan, pembagian sembako itu berawal dari niat baik sekelompok orang yang ingin menikmati senam pagi di depan Mal Galaxy Surabay pada Jumat (10/4/2020) pagi. Mereka melakukan aksi bagi-bagi sembako bagi mitra ojek online yang juga biasa mangkal di depan mal tersebut.
Namun, sayangnya aksi sosial tersebut berdampak kurang baik karena menimbulkan kemacetan. “Antrean sampai panjang. Karena itu polisi akhirnya turun tangan. Ojol yang bergerombol dan antre terpaksa kami bubarkan. Kami menerapkan physical distancing. Apalagi, kegiatan itu tidak ada izin resmi,” katanya.