Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban berada di sawah miliknya yang terletak di sebelah selatan jalur kereta api. Korban kemudian hendak menyeberangi rel ke arah utara untuk pulang ke rumah.
Korban diduga tidak menyadari KA Anggrek yang melintas. Menurut keterangan saksi, korban memiliki keterbatasan pendengaran sehingga kemungkinan tidak mendengar suara kereta yang mendekat.
“Menurut keterangan saksi, korban setiap sore hari sering berada di sawah miliknya,” ucapnya.
Kereta yang terlibat merupakan KA Anggrek relasi Stasiun Gambir, Jakarta, menuju Stasiun Surabaya Pasarturi. Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi korban.
Kapolsek Sumberrejo mengatakan jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.