47 Tahun Mengabdi, RSU Harapan Bersama Singkawang Terus Perkuat Transformasi

Rizqa Leony Putri
Penandatanganan MoU Investasi Pembangunan Rumah Sakit untuk masyarakat Singkawang yang disaksikan oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie. (Foto: dok ist)

Gandeng Investor untuk Lanjutkan Pengembangan

Untuk melanjutkan pembangunan ke tahap berikutnya, RSU Harapan Bersama menggandeng investor. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Multi Visi Indonesia yang dipimpin oleh Direktur Utama, Andi Arif telah dilakukan pada Senin (3/8/2026). Melalui kerja sama tersebut, investor menyatakan kesediaannya untuk mendukung pembiayaan pengembangan RSU Harapan Bersama.

Penandatanganan MoU berlangsung di Le Medina Singkawang dan dihadiri Wali Kota Singkawang, jajaran pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan terkait. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh pihak kontraktor yang saat ini mengerjakan pembangunan rumah sakit. Tahapan selanjutnya antara lain mencakup pengembangan gedung pelayanan lima lantai yang akan mendukung peningkatan kapasitas dan kelengkapan layanan rumah sakit.

Siapkan Layanan Unggulan dan Regenerative Medicine

Pengembangan RSU Harapan Bersama tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Rumah sakit juga mempersiapkan sejumlah layanan unggulan non-BPJS yang diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Singkawang, daerah lain di Kalimantan Barat, serta dalam jangka panjang masyarakat dari kawasan perbatasan, termasuk Malaysia.

Salah satu layanan yang tengah dipersiapkan adalah regenerative medicine, termasuk layanan berbasis stem cell. Untuk pengembangannya, RSU Harapan Bersama telah menjalin kerja sama dengan PT Sinergi Tiga Medika yang didukung oleh SCCR di Semarang, Klinik Regenerasia dan CellTech.

Stem cell atau sel punca merupakan sel yang memiliki kemampuan untuk memperbarui diri dan berkembang menjadi berbagai jenis sel tertentu. Dalam bidang kedokteran regeneratif, teknologi sel punca terus diteliti dan dikembangkan untuk membantu perbaikan atau regenerasi jaringan yang mengalami kerusakan.

Pengembangan layanan di RSU Harapan Bersama nantinya akan diarahkan tidak hanya pada bidang estetika dan anti-aging, tetapi juga pada potensi aplikasi medis untuk berbagai penyakit degeneratif dan kondisi tertentu, dengan tetap mengikuti bukti ilmiah, indikasi medis, standar keselamatan, serta ketentuan dan regulasi kesehatan yang berlaku.

Selain regenerative medicine, RSU Harapan Bersama merencanakan pengembangan Aesthetic and Anti-Aging Center. Layanan ini akan dipadukan dengan pendekatan kesehatan yang lebih komprehensif,termasuk Traditional Chinese Medicine (TCM) yang dikombinasikan secara terukur dengan pelayanan kedokteran modern. Integrasi tersebut diharapkan memberikan pilihan pelayanan yang lebih luas dengan tetap mengedepankan aspek keamanan pasien dan standar medis.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Padma Hotels Gelar Pesta Rakyat 2026

3 hari lalu

PIA Hotel Bandung Hadir dengan Wajah Baru, Kamar hingga Ballroom Jadi Makin Nyaman

3 hari lalu

HUT Ke-81 RI, Bupati Landak Tegaskan Pemerintah Harus Dengar Keresahan Masyarakat

5 hari lalu

30 Anggota Paskibraka Landak Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Bupati

11 hari lalu

Bupati Landak Luncurkan PSC 119: Tiap Detik Menentukan Keselamatan Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal