Dana Insentif Tenaga Medis Covid-19 di Pontianak Belum Cair

Antara
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menunggu informasi resmi temuan lima kasus positif Covid-19 dari hasil razia masker. (Antara)

PONTIANAK, iNews.id - Tenaga medis penanganan Covid-19 di Pontianak, Kalimatan Barat belum menerima dana insentif. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak masih menunggu teknis pencairan dana tersebut.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, dana untuk insentif tersebut sebenarnya sudah masuk. Kendati demikian, Pemkot Pontianak masih menunggu teknis pencairan agar tak salah sasaran.

"Kalau insentif dari pemerintah daerah sudah diberikan. Asalkan para tenaga kesehatan melaksanakan tugasnya, maka insentif tersebut otomatis diberikan," katanya di Pontianak, Rabu (22/7/2020).

Edi menuturkan, Pemkot Pontianak telah menganggarkan Rp55 miliar untuk penanganan Covid-19 dalam APBD perubahan 2020.

Sebagian besar anggaran tersebut diperuntukkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat, jaring pengaman sosial (JPS), tes cepat, termasuk dana insentif tenaga kesehatan.

"Kami lebih berhemat dalam mengeluarkan anggaran tersebut, karena memang alhamdulillah sudah bisa mengendalikan penyebaran pandemi Covid-19 di Kota Pontianak," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
19 hari lalu

Berkah dari Langit! Hujan Lebat Guyur Pontianak, Kabut Asap Perlahan Menghilang

26 hari lalu

Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-18, Tim Gabungan Kendalikan Kebakaran Lahan Gambut

27 hari lalu

Upaya Penanggulangan Karhutla Kalimantan Barat Tahun 2027

31 hari lalu

Izin Usaha 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan akibat Karhutla, Tersebar di Ketapang dan Sanggau

1 bulan lalu

Jaring Talenta Muda, Perindo Cup 2026 Diikuti 72 Klub se-Kalimantan Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal