Intelijen Deteksi Ada 21 WNA di Pedalaman Kapuas Hulu: Misionaris Luar Negeri

Antara
Tim Imigrasi dan Penindakan Divisi Keimigrasian Kemenkumham Kalbar saat memantau dan mendata orang asing di lokasi PT Kawedar Wood Industri di wilayah Kapuas Hulu. (ANTARA)

PUTUSSIBAU, iNews.id - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Barat mendeteksi ada 21 orang warga negara asing (WNA) berada wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Hal ini berdasarkan data Intelijen dan Penindakan Divisi Keimigrasian Kemenkumham Kalbar.

"Saat ini terdapat 21 WNA sebagai misionaris dari luar negeri yang melakukan pelayanan di wilayah pedalaman Kapuas Hulu," ujar Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kalbar Samuel Pangihutan di Putussibau, Senin (30/11/2021).

Samuel mengatakan, para misionaris tersebut menggunakan izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap yang sudah terverifikasi di Kantor Imigrasi Putussibau di bawah Yayasan Misi Masyarakat Pedalaman (YMMP).

Menurutnya, pendataan orang asing sebagai langkah pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing.

"Para misionaris itu memiliki dokumen keimigrasian, baik izin tinggal terbatas maupun izin tinggal tetap," katanya.

Selain itu, Intelijen Imigrasi juga mendatangi PT Kawedar Wood Industri yang bergerak di bidang pengelolaan kayu di Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu.

Sebelumnya, terdapat WNA yang menjabat sebagai manajer di perusahaan tersebut. Namun selama pandemi Covid-19, WNA tersebut telah kembali ke Malaysia dan ada yang pindah ke perusahaan lain di Berau, Kalimantan Timur.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 hari lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

5 hari lalu

Viral Klub Lari di Bali Diduga Diskriminatif, Tolak WNI dan Hanya Terima Warga Asing

16 hari lalu

Kabur ke Perbukitan, WNA Inggris Curi Tas Turis Prancis Ditangkap di Nusa Penida

16 hari lalu

15 WNA China dan Vietnam Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Jual Beli Data Perbankan

19 hari lalu

16 WNA Uzbekistan Terdampar di Alor, Diduga terkait Jaringan Penyelundupan Manusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal