Ketika melintasi jalan menurun di kawasan Gereja Pasionis, truk tersebut diduga kehilangan kendali akibat kondisi jalan yang licin setelah diguyur hujan. Kendaraan kemudian melebar ke sisi kanan jalan.
Pada saat bersamaan, truk boks yang dikemudikan Akhmad Syamudin melaju dari arah berlawanan, yakni dari Pontianak menuju Tayan. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan keras tersebut mengakibatkan Yufret meninggal dunia. Sementara itu, Akhmad dan Dedi mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis.
Polisi masih mendalami kronologi lengkap kecelakaan tersebut, termasuk faktor yang menyebabkan truk bermuatan elpiji kehilangan kendali hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.
Iptu Ade menegaskan, penanganan perkara masih berlangsung di tingkat penyidikan oleh Tim Gakkum Satlantas Polres Kubu Raya. Polisi masih mengumpulkan informasi untuk memastikan rangkaian kejadian dan penyebab kecelakaan.