Menteri PUPR Akan Lakukan Rekayasa Atasi Banjir Sintang

Antara
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Bupati Sintang Jarot Winarno usai meninjau Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk rekayasa pengendalian banjir, Kamis (18/11/2021). (Foto: Antara)

Basuki menambahkan, kemiringan Sungai Kapuas sepanjang 1.100 kilometer itu hanya 40 kilometer, sehingga sangat landai dan berkelok-kelok. Sedangkan Sungai Melawi lebih curam dan lebih cepat menahan Sungai Kapuas.

"Sungai Melawi coklat dan Kapuas lebih jernih. Artinya di Melawi bagian hulunya lebih rusak dari Kapuas. Rusak bukan karena apa-apa, bisa macam-macam. Bisa karena longsor atau juga penambangan dan pembukaan hutan," ujarnya.

Menurut Basuki yang akan dilakukan pertama kali adalah pengendalian banjir. Setelah itu perbaikan jalan yang rusak akibat banjir.

"Perbaikan jalan di Lintas Melawi sebenarnya sudah kontrak, tetapi karena banjir jadi tidak bisa," kata Basuki.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal