Misteri Hutan di Pedalaman Kalimantan, Salah Bicara Bisa Tersesat dan Hilang

Tsabita
Hutan di pedalaman Kalimantan menyimpan misteri. Tak boleh asal bicara kalau tidak ingin tersesat dan hilang. (Foto: Tsabita)

Anton adalah Ketua Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Desa Genting Tanah. Badri David yang juga bertugas merawat hutan mengingatkan hal yang sama tentang pantangan selama berada di dalam hutan.

"Intinya kita dilarang berbicara yang macam-macam. Misalnya merasa lebih jago, lebih hebat atau berbicara kasar lainnya. Karena setiap hutan ada penghuninya,” kata pria yang biasa disapa Pak Map.

Pak Map menyebutkan, penghuni hutan yang dimaksud adalah penghuni gaib. Jika marah karena ucapan seseorang, penghuni gaib hutan tersebut bisa bikin tersesat dan tak tahu jalan pulang.

“Setiap hutan ada aturannya yang harus ditaati. Jangan berbicara kasar, jangan merusak hutan, jangan mengambil sesuatu secara berlebihan,” kata Pak Map.

Dia menceritakan, pernah ada warga yang tersesat karena mencoba menebang pohon di hutan tersebut. Beruntung warga tersebut membawa mesin pemotong pohon.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
17 hari lalu

Tak Tahu Balas Budi, Pria di Kukar Coba Perkosa Wanita yang Beri Tumpangan dan Makan

18 hari lalu

Mahakam Ulu Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Harga Sembako Melonjak 

19 hari lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

21 hari lalu

Bocah 8 Tahun di Kukar Hilang Terseret Arus Sungai Belayan, Ditemukan Meninggal

1 bulan lalu

Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Kalimantan, Ini Pemicunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal