"Dengan sosialisasi kami harapkan penumpang makin aware, sehingga 100 persen penumpang selanjutnya sudah pakai aplikasi tersebut," ujarnya.
Dia mengatakan, digitalisasi dokumen kesehatan ini sudah diterapkan di 22 bandara di Indonesia. Salah satunya adalah Bandara Supadio. Dengan sistem ini, semua dokumen kesehatan calon penumpang sudah terintegrasi.
"Kepada penumpang juga diharapkan ikut tes Covid PCR atau antigen di laboratorium-laboratorium yang terakreditasi Kementerian Kesehatan," tuturnya.