Peringatan HMKG Ke-77, BMKG Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

Donald Karouw
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati beri keterangan saat peringatan HMKG Ke-77. (Foto: BMKG)

“Ini mengindikasikan OMC berhasil menekan laju kenaikan hotspot pada dua pulau langganan karhutla. Adanya delay lonjakan hotspot mengindikasikan periode kekeringan yang berhasil dipersingkat,” ujarnya. 

Dengan demikian, Dwikorita melihat periode kekeringan yang menjadi sumber pemicu tingginya lonjakan hotspot berhasil dipersingkat karena pada saat periode transisi ke musim kemarau, gambut sudah lebih basah. Air-air yang berhasil disimpan pada kubah gambut juga bisa digunakan untuk water bombing bilamana terjadi karhutla.

Hal yang paling penting dengan basahnya lahan gambut, kemungkinan besar oknum masyarakat yang melakukan pembakaran secara illegal pun akan kesulitan karena gambut dalam kondisi basah. 

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menjelaskan, area karhutla di Indonesia pada tahun 2023 menurun hingga 29,6 persen jika dibandingkan 2019 serta emisi karbon yang berhasil diturunkan akibat kebakaran hutan pada tahun 2023 mencapai 70,7 persen dibandingkan tahun 2019. 

Lebih lanjut, Seto menjelaskan gambut yang terbakar tidak hanya di permukaan saja namun hingga ke dalam. Sehingga ketika gambut terbakar semakin dalam, asapnya akan semakin pekat dan menimbulkan emisi karbon yang banyak dan memiliki dampak besar seperti mempercepat laju perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan memperburuk kesehatan manusia. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
22 jam lalu

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Gunungkidul, Kedalaman 10 Km

1 hari lalu

Karhutla Gunung Ciremai Padam, Edelweis Ditemukan Layu dan Mengering

2 hari lalu

Titik Api Masih Ditemukan meski Diguyur Hujan, Karhutla Jambi Sulit Dipadamkan

2 hari lalu

Sebulan Membara, Karhutla di TN Way Kambas Lampung Belum Padam

2 hari lalu

Gempa Hari Ini M 4,9 Guncang Nagekeo NTT, Getaran Terasa hingga Maumere

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal