Pungli Pengadaan Ikan Arwana, Polisi Periksa 17 Perusahaan Rekanan di Kapuas Hulu

Antara
Ikan Arwana. (Foto: Okezone)

KAPUAS HULU, iNews.id - Polres Kapuas Hulu, Kalimantan Barat telah memeriksa 17 dari 18 perusahaan pengadaan ikan arwana. Pengadaan tersebut diduga bermasalah karena ada indikasi pungutan liar (pungli).

"Dari 18 perusahaan pengadaan ikan arwana, masih satu yang belum kami periksa karena yang bersangkutan masih di Pontianak," kata Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Imam Reza di Putussibau, Rabu (24/3/2021).

Menurutnya belum ada tersangka dalam kasus ini. Kasus ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi yaitu perusahaan yang mendapat jatah pengadaan. 

Selanjutnya penyidik akan meminta keterangan ahli untuk menentukan besarnya kerugian negara dalam kasus ini.

"Setelah itu baru dilaksanakan gelar perkara," tuturnya.

Pengadaan ikan arwana di Kapuas Hulu menghabiskan anggaran lebih dari Rp1,13 miliar. Pengadaan sebanyak 320 ekor ikan hias tersebut dilakukan oleh 18 perusahaan.

Diduga ada pungli yakni pada saat pembuatan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), dan Berita Acara Serah Terima Pekerjaan (BASTP). 

Kepala Dinas Perikanan Kapuas Hulu, Roni mengaku telah diperiksa Polres Kapuas Hulu sebagai saksi. Beberapa pegawai di dinas perikanan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan ikan arwana juga sudah diperiksa.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadi Tersangka Korupsi, Kadis Perkimtan Gowa Abdullah Sirajuddin Langsung Ditahan

57 tahun lalu

Wakil Bupati Indramayu Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD, Kerugian Negara Rp18 Miliar

57 tahun lalu

Anggota Bawaslu Gunungsitoli Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Pungli Honor Pokja

57 tahun lalu

Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar

57 tahun lalu

Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal